Meriah! Kecamatan Tukka Gelar Festival Budaya dan Lomba Rakyat Sambut HUT Tapteng ke-80

  • Whatsapp

Tapanuli Tengah – Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) ke-80 tahun 2025 benar-benar terasa di Kecamatan Tukka.

Pemerintah Kecamatan Tukka menggelar rangkaian kegiatan meriah sejak 18 hingga 21 Agustus 2025 dengan menghadirkan perlombaan, pentas seni, hingga kuliner khas daerah yang sukses menyedot perhatian ribuan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Camat Tukka, Muhammar Aritonang, menyebut kegiatan ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga sarana penting untuk melestarikan budaya dan mempererat kebersamaan masyarakat.

“Melalui giat sanggar budaya, kita ingin masyarakat semakin mencintai dan menghidupkan kembali budaya yang menjadi identitas kita bersama,” ujarnya penuh semangat.

Selama empat hari pelaksanaan, berbagai perlombaan digelar untuk semua kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua. Perlombaan tradisional yang sarat nostalgia, lomba modern penuh semangat, hingga lomba kuliner khas daerah menjadi daya tarik utama.

Kemeriahan semakin bertambah dengan hadirnya panggung budaya yang menampilkan Lomba Vokal Solo, Tari Kreasi, Fashion Show, Cerita Rakyat, hingga Senam Massal. Selain itu, tersedia juga layanan pengobatan gratis dan lomba senam Massal yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Yang membuat acara ini semakin istimewa, berbagai seni budaya dari etnis Nias, Toba, Jawa, dan Pesisir ditampilkan secara kolaboratif. Kehadiran ragam budaya ini menjadi simbol nyata persatuan di tengah keberagaman masyarakat Tapanuli Tengah.

Puncak acara ditutup dengan penyerahan piala dan penghargaan bagi para pemenang lomba. Nantinya, para pemenang ini akan mewakili Kecamatan Tukka dalam ajang tingkat kabupaten yang digelar pada 22–23 Agustus 2025 di Gedung Olahraga Pandan (GOR).

“Para pemenang ini akan dibawa ke acara HUT Kabupaten Tapanuli Tengah di GOR Pandan. Kegiatan ini kita harapkan menjadi momentum membangkitkan semangat kebersamaan, kecintaan terhadap budaya, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap Tapanuli Tengah yang kita cintai,” tutup Camat Tukka. (Jerry).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *