Tapanuli Tengah – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar konsolidasi untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pada Senin (1/9/2025) di Pandan. Pertemuan ini bertujuan menyatukan langkah dan persepsi antar unsur pimpinan daerah dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Tapteng.
Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Wahyu Endrajaya, menegaskan pentingnya sinergi seluruh stakeholder agar tercipta situasi yang aman dan kondusif.
“Kami ingin memastikan semua pihak memiliki pemahaman yang sama agar dapat bekerja sama secara terpadu,” ujar Kapolres.
AKBP Wahyu menambahkan, konsolidasi ini tidak hanya sebatas koordinasi, tetapi juga menjadi forum evaluasi Kamtibmas dan deteksi dini potensi konflik sosial.
“Dengan deteksi dini, penanganan konflik diharapkan dapat dilakukan dengan cepat agar tidak meluas. Berbagai strategi juga dirancang untuk diterapkan demi menjaga situasi Kamtibmas,” jelasnya.
Usai rapat konsolidasi, unsur Forkopimda melakukan peninjauan ke Kantor DPRD Tapanuli Tengah. Langkah ini merupakan bentuk antisipasi dan pengamanan, khususnya terhadap kemungkinan terjadinya aksi unjuk rasa.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolres AKBP Wahyu Endrajaya bersama Dandim 0211/TT Letkol Inf. Fernando Batubara memberikan arahan teknis kepada personel pengamanan gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP. Arahan mencakup prosedur pengendalian massa agar penanganan unjuk rasa berjalan sesuai SOP dan mengedepankan pendekatan humanis.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Komandan Pom I/2 Sibolga, perwakilan TNI-AL dan TNI-AU, Wakapolres Tapteng, pejabat utama Polres Tapteng, serta Kapolsek Pandan.
Forkopimda menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi, sehingga Kabupaten Tapanuli Tengah tetap aman, kondusif, dan jauh dari konflik sosial. (Jerry).






