Serap Aspirasi Pedagang, ASSED Pulihkan Ekonomi Masyarakat

  • Whatsapp
Pasangan Drs. H. Ahmad Sulhan Sitompul dan Edward dan Edward Siahaan saat menyapa dan menyerap langsung aspirasi para pedagang di Kota Sibolga

Sibolga | Sinarlintasnews.com – Pasangan Calon Wali kota dan Wakil walikota Sibolga Nomor Urut 3 Drs. H. Ahmad Sulhan Sitompul dan Edward Siahaan (ASSED) mengunjungi sejumlah pedagang Tradisional di Kota Sibolga.

Kehadiran Calon Wali Kota nomor urut 3 ini di sambut antusias oleh pedagang. para pedagang seraya berebut untuk dapat berjabat tangan langsung dengan Ahmad Sulhan Sitompul dan Edward Siahaan.

Bacaan Lainnya

Bahkan tidak jarang pula para masyarakat/pedagang meminta foto bersama. Gak teraebut menandakan kedekatan hubungan emosional Paslon ASSED kepada masyarakat.

Dalam aksinya menyapa satu persatu pedagang terlihat Ahmad Sulhan Sitompul dan Edward Siahaan yang dikenal santun/bersahaja itu kerap melemparkan ciri khas senyumnya kepada masyarakat. Sehingga tampak betul betul merakyat.

Dalam kunjungan tersebut, satu demi satu lapak pedagang disambangi Ahmad Sulhan Sitompul dan Edward Siahaan untuk berdialog guna menyerap aspirasi para pedagang.

“Hari ini kita sengaja melakukan kunjungan pasar untuk bersentuhan langsung dengan warga, pedagang dan pengelola pasar. Mendengarkan aspirasi dan harapan mereka terkait kehidupan ekonomi yang lebih baik lagi,” Kata Sulhan.

Ahmad Sulhan Sitompul dan Edward Siahaan didampingi wakil nya Edward Siahaan berjalan menyapa para pedagang sembari meminta doa dan dukungannya agar diberi amanah rakyat untuk memimpin Kota Sibolga lima tahun kedepan.

“Insyaallah, jika ASSED terpilih, kami akan menata lebih baik lagi sistem perdagangan yang ada sekarang ini. Sektor UMKM seperti di pasar tradisional ini menjadi motor penggerak perekonomian di Kota Sibolga kendati tengah dilanda wabah virus corona ini,”katanya.

Sembari berbincang dan menyerap aspirasi para pedagang, sesuai dengan Program dari ASSED adalah Nyaman, Sejahtera, dan Transparan, Salah satu fokus dari program tersebut adalah pembangunan ekonomi kerakyatan dengan menyasar PKL dan pedagang di pasar tradisional.

“Kita akan fasilitasi dan akomodir aspirasi dan kebutuhan PKL dan pedagang pasar. Kita akan pikirkan solusi bagi mereka untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di KotaSibolga,” ungkap Sulhan.

Dikatajannya, Selama ini di Kota Sibolga masih sering terjadi polemik terkait PKL dan pedagang pasar. Problematika seperti pemindahan PKL dan pasar tradisional seringkali berefek samping berupa permasalahan yang merugikan pada pedagang. Kedepan agar masalah ini tidak lagi terjadi, ASSED telah mempersiapkan skema penataan PKL dan Pasar Tradisional di Kota Sibolga apabila terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga.

Menutlrutnya, solusi konkrit bagi PKL dan pedagang pasar tradisional tak hanya penataan. Program strategis berupa akses permodalan dan pembinaan akan dilakukan.

“Pengusaha kecil akan diberikan bantuan permodalan dan pembinaan. Dua hal ini, permodalan dan pembinaan pedagang kecil di Kota Sibolga lama mandek. Bila nanti kami terpilih, program ini akan kami gencarkan.

Dikatakannya, pelaku UMKM masih tetap bergeliat. Maka pasar-pasar baik itu pasar milik Kota Sibolga maupun warga harus mampu mengeliatkan UMKM yang juga berimbas pada terangkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sibolga.

“Pengelolaan pasar harus dirancang secara digital dan terintegrasi. Meskipun tampilan masih tradisional, akan tetapi sistem dalam distribusinya harus benar-benar memakai IT atau digitalisasi, itu sangat perlu dilakukan,” kata Sulhan.

Sulhan menegaskan, jika masyarakat memberikan kepercayaan dan amanah kepada PASSED untuk memimpin Kota Sibolga maka terobosan ini jadi prioritasnya sesuai yang tertuang dalam program kerja.

“Tentu dalam mewujudkan itu semua dibutuhkan kerja sama semua pihak, selama analisanya menguntungkan kota Sibolga, siapapun dan apapun itu bentuknya, entah kerjasama atau dikerjakan oleh orang lain sepanjang itu beri manfaat positif dan menguntungkan bagi masyarakat, kenapa tidak. Tentunya semuanya tetap sesuai koridor, analisa dan aturan-aturan yang telah disepakati bersama,” Ujarnya.

Sementara itu, Edward Siahaan mengaku banyak mendapatkan masukan dari pedagang terkait kondisi mereka di tengah pandemi Covid-19 (Virus Corona) yang melanda Kota Sibolga, Di mana omzet pedagang sangat menurun drastis di tengah pandemi Covid-19 yang merupakan wabah global.

Dengan Kondisi tersebut menurut Edward, pihaknya akan berupaya untuk memulihkan kembali kondisi tersebut sehingga pembeli menggeliat lagi.

“Ini wabah global jadi tidak mudah juga untuk mengembalikan situasi. Tetapi akan berusaha dengan ide dan gagasan kami nanti untuk kembali membangkitkan sektor perekonomian di Kota Sibolga,” ujar Edward.

Namun, yang terpenting menurut dia, saat ini pedagang perlu mendapatkan jaminan sosial dulu. Sehingga kebutuhan mereka terpenuhi sambil menunggu kondisi pulih kembali seperti sedia kala.

Selain berupaya membangkitkan kembali perekonomian di Kota Sibolga, Edward mengaku akan memanfaatkan digitalisasi sebagai bentuk promosi pasar dan produk pedagang untuk mengembalikan pembeli yang berkurang karena Covid-19.

Pasangan Drs. H. Ahmad Sulhan Sitompul dan Edward dan Edward Siahaan saat menyapa dan menyerap langsung aspirasi para pedagang di Kota Sibolga

“Ini memang berat karena bukan hanya di Kota Sibolga tapi seluruh provinsi bahkan dunia mengalaminya. Tetapi kami memiliki strategi untuk melakukan promosi pedagang agar kembali ramai. Salah satunya memanfaatkan digitalisasi, melalui media dan media sosial yang ada sehingga masyarakat kembali mengutamakan belanja di pasar tradisional,” ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *