Gawat… KTU Puskesmas Sarudik Mutasi 13 ASN, Pj Bupati Tapteng Diminta Bertindak

  • Whatsapp
Foto : Puskesmas Sarudik
Foto : Puskesmas Sarudik

Tapanuli Tengah | Sinarlintasnews.com – Sebanyak 13 orang ASN Puskesmas Sarudik diduga dimutasi secara sepihak oleh Kepala Puskesmas dan Kepala Tata Usaha Puskesmas Sarudik.

Informasi yang diperoleh Sinarlintasnews.com, pemutasian tersebut disampaikan melalui group whatsapp Puskesmas Sarudik pada hari Senin (29/1/24) sekitar pukul 19.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Dari sejumlah yang dimutasi menjelaskan, sekitar pukul 19.00 WIB KTU Puskesmas Sarudik yang diketahui bernama Rusmawan Sinaga mengirimkan pesan whatsapp dalam grup sebanyak 13 nama yang dimutasi dan diminta agar melengkapi persyaratan mutasi.

“Selamat malam Bapak/Ibu KTU, tolong dibawa berkas persyaratan untuk Mutasi Unit Kerja bagi ASN (Nama Terlampir). adapun berkas nya antara lain :
1. Fotokopi SK CPNS
2. Fotokopi SK PNS
3. Fotokopi SK Pangkat Terakhir
4. Fotokopi SK Jabatan Fungsional
5. SKP 1 Tahun Terakhir
6. SK Nota Tugas Asli (bagi yg dinotakan)
dibawa saat mengambil SK Honor Tahun 2024 pada Hari Selasa Tanggal 30 Januari 2024.
terimakasih, Untuk nama2 diatas, tolong besok dilengkapi, besok dibawa ke dinas,” Tulis KTU Puskesmas Sarudik melalui pesan grup whatsapp.

“Sudah kami pertanyakan kepada KTU, tapi jawabnya tidak tau, katanya dia cuma disuruh, tapi KTU tidak mau menjelaskan siapa yang menyuruh. Bahkan kami juga sudah pertanyakan kepada Kapus didalam grup, tapi kapus tidak juga mau menjelaskan. Kami bertanya tentang apa kesalahan kami sehingga kami dimutasi secara mendadak di grup itu sekitar pukul 21.00 WIB,” Terang sumber kepada Sinarlintasnews.com pada Selasa (30/1/24).

Menurut mereka (yang dimutasi), selama bekerja di Puskesmas Sarudik, mereka bekerja dengan baik. Sehingga mereka bingung salah dan dasar mutasi tersebut.

Mereka (yang dimutasi) mengakui tidak mengetahui alasan mereka dimutasi, karena tidak ada jawaban yang pasti dari Kapus, bahkan Kepala Puskesmas Sarudik tidak masuk kantor.

Namun pengakuan mereka melihat dari nama-nama yang dimutasi ini, itu adalah orang-orang yang memprotes Kapus dan Bendahara tentang pemotongan dana BOK dan Jaspel.

“Rata-rata nama itu adalah nama-nama kami yang memprotes masalah pemotongan dana BOK dan Jaspel,” Jelas salah satu yang dimutasi

Selain itu, Mereka juga berharap untuk tidak dimutasi dan meminta kepada Pj Bupati dan Plh Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah untuk mengganti Kapus dan Bendahara Puskesmas Sarudik.

“Permintaan kami bersama-sama, kami tidak mau dimutasikan, yang ke dua , kalau bisa permintaan kami secara khusus, Kapus dan Bendahara itu diganti,” Harap mereka.

Sementara, kepala BKD Tapteng yang saat dimintai konfirmasi Terkait mutasi tersebut mengungkap belum mengetahui informasi tersebut.

“Belum ada saya dengar itu, apa sudah ada SK nya, kalau tidak SK nya berarti tidak ada itu,” Terang Kepala BKD Tapteng, Rahmad Jambak.

Sedangkan keterangan Kepala Puskesmas Sarudik yang dikonfirmasi Sinarlintasnews.com menyatakan belum menerima laporan.

“Selamat sore Pak, sampai saat ini belum ada saya Terima/melapor tentang SK pemutasian pegawai kepada saya, tentang pemutasian atau perpindahan pegawai itu wewenang BKD dan Dinas kesehatan,” Ujar Ahmad Sungadi. (Jerry).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *