Warga Keluhkan Air Bersih Mati Total, Direktur PDAM Mual Natio Taput Memilih Study Ke Tapteng

  • Whatsapp
Foto : Direktur PDAM Mual Natio Taput, Lamtagon Manalu bersama sejumlah pegawai sedang duduk santai di Pia Hotel Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Foto : Direktur PDAM Mual Natio Taput, Lamtagon Manalu bersama sejumlah pegawai sedang duduk santai di Pia Hotel Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Taput | SinarlintasNews.com – Direktur PDAM Mual Natio Tapanuli Utara (Taput), Lamtagon Manalu diduga abaikan keluhan masyarakat yang sejak beberapa hari terakhir tidak mendapat aliran air bersih.

Seperti diketahui, hujan deras yang mengguyur Taput membuat sejumlah saluran air kerumah warga macet total.

Dari beberapa sumber menyebutkan, warga telah menyampaikan beberapa kali mengeluhkan hal tersebut kepada pihak PDAM Mual Natio namun masih belum menemukan solusi.

Ditengah-tengah keluhan warga yang kesulitan air bersih, Direktur PDAM Mual Natio, Lamtagon Manalu justru tengah berpergian bersama sejumlah pegawai ke Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

“Direktur bersama pegawai tidak ada di Kantor. Mereka sedang bersenang senang di Pia Hotel Pandan. Sudah berapa kali kami keluhkan, tapi sepertinya diabaikan begitu saja. Kami hanya diberi janji-janji manis tunggu tunggu,” ujar salah satu warga, Jumat (12/5/23).

Selain itu, sejumlah keluhan lainnya juga beredar di sejumlah media Sosial. Para netizen khususnya di warga Taput menyampaikan keluhkan mereka seraya meminta pihak PDAM Mual Natio menanggapi dan segera melakukan perbaikan saluran air.

Salah satunya, aliran air ke perumahan Amor Jaya dan sekitar Kantor PUK diketahui mati total. Warga hanya mengandalkan air hujan dan harus merogoh kantong untuk membeli air mineral botolan yang dijual diwarung untuk keperluan kebutuhan sehari-hari.

Warga juga sangat menyayangkan sikap dan kebijakan Lamtagon Manalu selaku Direktur PDAM Mual Natio yang terkesan kurang memperhatikan keluhan masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih.

“Info yang dapat kami, Direktur PDAM Mual Natio ini sedang rekreasi ke Sibolga dan Tapteng, harusnya dia (Lamtagon,red) itu lebih mengutamakan kepentingan masyarakat ini dulu, kami sangat kesulitan air bersih. Apakah ini pelayanan yang baik itu,” ujar sumber yang enggan disebutkan identitasnya.

Sementara itu, Lamtagon Manalu yang dihubungi SinarlintasNews.com terkait keluhan warga tersebut menyatakan, pihaknya telah melakukan penanggulangan terhadap keluhan masyarakat. Dan mengakui jika ia sedang berada di Pia Hotel Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Kita tetap kerja, kalau ada mengadu kita tanggulangi, malah semalam ada anggota kita. Tadi saya setengah lima masih dikantor. Dan biarpun sekarang sudah malam ada orang yang menanggulangi, bukan hanya siang, kalau malam sampai pukul 22:00 WIB, Sabtu juga ada, Minggu juga ada. Keluhan warga kita akan tanggapi,” ujarnya.

Disinghung terkait keberadaanya di Pia Hotel Pandan, Lamtagon Manalu menjelaskan, kehadiran meraka di Hotel PIA Pandan dalam rangka study tiru contoh pengoperasian IPA.

“Besok kan libur, tapi libur itu kami gunakan untuk meluhat contoh operasionalnya IPA, karena kan di Taput sedang dibangun, supaya kami tau cara bagaimana mengoperasiakan IPA, dan bukan hanya disibolga, nanti mungkin juga kami ke Medan, Jambi, mungkin ke Bekasi juga kita akan mengirimkan staf untuk pelatihan, kalau tidak kan kami tidak bisa operasikan itu kan,” kata Lamtagon.(EB).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *