Kepala Bulog Sibolga Bantah ada Penolakan Pembelian Beras Kepada Mitra RPK

  • Whatsapp
Ket foto : Kepala Bulog Sibolga, Muhammad Khairuddin (Foto istimewa).

Tapanuli Tengah | SinarlintasNews.com – Kepala Kantor Bulog Sibolga, Muhammad Khairuddin membantah isu larangan kepada Mitra Rumah Pangan Kita (RPK) untuk melakukan pembelian beras di Bulog Sibolga di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah.

“Tidak ada penolakan kepada mitra Bulog yang ingin membeli beras, namun kita hanya melakukan pembatasan, tujuan pembatasan itu untuk menjaga keseimbangan agar seluruh Mitra mendapatkan haknya yang sama, sehingga tidak ada yang menjadi pemain monopoli beras yang mengakibatkan akan terjadi penimbunan beras dan kenaikan harga,” katanya, Rabu (11/1/23).

Bacaan Lainnya

Dikatakannya, jika ada sekelompok orang tertentu yang berpikiran tidak baik tentang Bulog bisa datang langsung untuk berkomunikasi atau konfirmasi tentang proses maupun tentang penyaluran beras di Bulog.

“Pintu terbuka lebar, siapa saja yang mau konfirmasi silahkan datang. Sehingga tidak terjadi kesah paham,” ungkapnya.

Menepis isu tersebut, Khairuddin menyatakan, Saat ini Bulog Sibolga tengah membuka kesempatan kepada pelaku UMKM atau ibu rumah tangga yang pengen mendapatkan penghasilan tambahan untuk menjadi Mitra RPK dengan memenuhi syarat yang ada.

“Saat ibu Bulog tidak ada penugasan, Murni bisnis, jadi bagi pelaku UMKM yang mau menambah penghasilan mari mitra dengan Bulog. Bukan kita tolak, namun kita batasi, kenapa kita batasi.? Itu karena tau tau RPK itu bisa menghabiskan berapa banyak perharinya. Tidak mungkin bisa habis 5 ton perhari untuk di jual eceran, itu secara logika, kalau mitra ini membeli sampai 10 ton tentu kita tidak kasi, karena itu bisa mengakibatkan penimbunan beras nantinya,” jelasnya.

Selain itu, Khairuddin juga menyampaikan, hingga pihaknya masih terus berupaya untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan harga beras dikalangan masyarakat salah satunya melalui penyebaran beras secara merata ke Mitra Bulog Sibolga melaui RPK, serta melakukan operasi pasar bekerjasama dengan pemerintah daerah.

“Mitra RPK Bulog Sibolga sendiri saat ini sejak tahun 2022 sesuai catatan yang dimiliki pihaknya, ada sebanyak 123 mitra RPK yang tersebar di wilayah Sibolga-Tapteng. Penjualan beras telah ditetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras sesuai Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 57/M-DAG/PER/8/2017 yaitu beras medium itu Rp 9.950/Kg, dan untuk HET beras premium itu Rp 13.300/Kg,”jelasnya.

Khoiruddin juga menuturkan, dalam waktu dekat pihaknya juga akan membagikan spanduk untuk setiap Mitra RPK dengan harapan tersosialiasinya keberadaan Mitra Bulog, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengatahui keberadaan mitra RPK yang ada di wilayah Sibolga-Tapteng.

“Kedepan kami juga akan melakukan monitoring secara berkala untuk melakukan pengawasan turun langsung ke lapangan, lebih tepatnya silahturahmilah kepada mitra-mitra setidaknya 1 kali sebulan. Kalo dari pemeriksaan BPKP itu, 3 bulan sekali mereka turun ke lapangan,”ujarnya.

Penulis : Jerry

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *