Pasca Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Lodewick FS Marpaung Meminta Masyarakat Tidak Takut dan Tetap Tenang

  • Whatsapp
Ket foto: Ketua DPD KNPI Kabupaten Tapanuli Tengah, Lodewick F.S Marpaung

Tapteng| SinarlintasNews.com – Pasca kejadian dugaan bom bunuh diri yang terjadi di Kantor Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (7/12), akibat kejadian tersebut 1 orang Anggota Polisi tewas dan 10 orang mengalami luka-luka.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) meminta Pemuda dan masyarakat khusnya Tapanuli Tengah untuk tetap tenang dan jangan mudah terprovokasi, tetap tenang dan jangan takut.

Bacaan Lainnya

“Sebelumnya, Kami dari Kelurga Besar DPD KNPI Tapanuli Tengah Turut Berduka atas tragedi Bom Bunuh diri ini. Dari kejadian saya meminta kita jangan mudah terpenting emosi, mari kita tetap waspada, jangan takut dengan teror-teror tersebut, Negara kita memiliki Aparat keamanan, kita yakin itu pasti bisa diatasi,” Kata Lodewick, Kamis (8/12/22).

Lodewick menyatakan, Negara ini dibangun dari banyak perbedaan menjadi sebuah kekuatan bangsa, Nusantara ini dibangun dari jiwa-jiwa Toleransi, berdasarkan hal tersebut, Lodewick mengajak kawan-kawan pemuda untuk tetap tenang, tak usah panik berlebihan, tak perlu mengutuki kegelapan.

“Mari berbuat nyata saja, Menjernihkan, Menyejukkan. Mari kita doakan keluarga korban bom bunuh diri agar diterima Tuhan, Kita kuatkan Polri agar tetap kuat dan semangat mencegah bentuk-bentuk radikalisme di Indonesia ini. Kita bisa jika bersama” bebernya.

Ketua KNPI ini pun menghimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan video yang menunjukkan jasad pelaku untuk menjaga ketenganan masyarakat.

“Jangan menyebarkan foto atau/clip video potongan tubuh/ceceran korban pelaku. Karena kengerian visual itulah yang ingin disampaikan oleh teroris untuk menakuti dan meneror psikologis masyarakat, membuat suasana tidak tenang, jika kita menyebar-nyebar kengeriaan tersebut, maka kita secara sengaja maupun tidak sengaja melakukan Teror Psikologi pasca terjadinya ledakan” tegasnya.

Lodewick juga menjelaskan, berdasarkan informasi, sejak pasca kejadian situasi sudah aman terkendali. Namun tetap selalu waspada. Kepada Pengurus KNPI dimohon selalu waspada dengan memantau pergerakan dan dinamika masyarakat dan tamu-tamu di lingkungannya, Mengedukasi masyarakat agar tetap tenang namun tidak lengah, Mari bantu teman-teman Polri dan TNI agar mengamankan Perayaan Natal dan Tahun baru nanti.

“Apalagi ini menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Saya mengajak teman-teman, mari bergerak aktif menjaga fasilitas Umum (Fasum) seperti Rumah Ibadah, mari berkoordinasi kepada Pemuda-Pemuda Gereja dan Remaja Mesjid agar aktif menjaga rumah ibadah masing-masing, memitigasi hal-hal yang tak diinginkan, tetap tenang namun tetap lah waspada” kata Lodewick.(red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.