Gelar Razia Narapidana, Petugas Lapas Klas IIA Sibolga Sita 5 Unit Handphone

  • Whatsapp
KPLP Lapas Klas IIA Sibolga (tengah) bersama para petugas lainnya saat menunjukkan barang sitaan dari sejumlah blok di Lapas Klas IIA Sibolga

Sibolga | Sinarlintsnews.com – Dalam mengatasi pemberantasan penggunaan ponsel, pungutan liar, dan narkoba oleh para narapidana, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sibolga menggelar razia dadakan, Selasa, 24/8/2020.

Dalam razia yang dipimpin langsung oleh Kalapas Kelas IIA Sibolga, Tapianus A Barus didampingi KPLP Rian Firmansyah dan sejumlah petugas menyasar blok tahanan dan pemeriksaan badan para warga binaan.

Bacaan Lainnya

Penggeledahan nadan para WBP yang dikeluarkan dari dalam tahanan saat razia digelar oleh petugas Lapas Klas IIA Sibolga

Terbukti dalam razia itu petugas Lapas Kelas IIA Sibolga berhasil mengamankan lima ponsel berbagai merek beserta headset dan kabel rakitan dan satu bilah pisau kecil ditemukan dalam kamar narapidana.

“Hari ini kita berhasil mendapatkan sejumlah barang sitaan yang dilarang beredar di lingkungan Lapas. Selanjutnya barang-barang ini nantinya akan dihancurkan,” ungkapnya.

KPLP Lapas Klas IIA Sibolga, Rian Firmansyah melakukan langsung pemeriksaan barang-barang para narapidana didalam tahanan

Sementara itu, Rian Firmansyah selaku KPLP terkait adanya dugaan kelemahan pengawasan di Lapas Kelas II A Sibolga, mengungkapkan pihaknya akan lebih meningkatkan pengawasan extra dari berbagai lini.

“Bisa saja cara telepon genggam ini bisa masuk ke dalam sel. Bisa melalui besukan, diselipkan di dalam makanan, juga bisa dilempar dari luar, atau dengan berbagai cara lain,” katanya.

Hal tersebut dapat terjadi, lantaran tidak idealnya antara jumlah petugas dengan warga binaan yang menghuni Lapas tersebut. Saat ini jumlah warga binaan penghuni Lapas ini ada sekitar 1110 orang.

“Meski demikian, kami tetap melakukan monitoring dan pengawasan ke setiap sel dan penghuni Lapas lebih ketat lagi, baik kepada para pembesuk dan juga makanan yang diantar kepada para WBP,” ungkap Rian.

Petugas Lapas Klas IIA Sibolga melakukan langsung pemeriksaan barang-barang para narapidana didalam tahanan

Sedangkan WBP yang kedapatan menyembunyikan handphone dikenakan sanksi berat guna memberi efek jera kepada para narapidana agar merubah perilakunya lebih baik.

“Sanksi nya ada, dan yang kedapatan, sanksinya akan kita terapkan, bisa saja berupa tidak dapat remisi atau sanksi lainnyanya nanti yang bisa benar-benar membuat WBP tersebut jera,” katanya.

Terkait razia tersebut, menurutnya terbilang ampuh menekan segala pelanggaran selama narapidana menjalani masa tahanan. Sedangkan bagi para seluruh pegawai dan petugas Lapas Klas IIA Sibolga juga melakukan test Urine. Hal tersebut dilakukan guna memastikan Para pegawa bersih dari narkotika.

“Kita tidak bisa menyatakan semua petugas ini baik-baik semua, nanmun jika ada oknum yang kedapatan melakulan pelanggaran, oknum tersebut dapat sanksi pemberhentian sementara, turun jabatan, hingga pemecatan dan kasusnya diproses secara hukum, ” jelasnya.

KPLP Lapas Klas IIA Sibolga (tengah) bersama para petugas lainnya saat menunjukkan barang sitaan dari sejumlah blok di Lapas Klas IIA Sibolga

“Kita juga sebelumnya sudah melakukan tes urine kepada seluruh pegawai lapas, dan hasil nya masih negatif. Hal ini kita lakukan untuk memastikan para petugas Lapas benar-benar bersih dari narkoba, kegiatan ini juga akan terus kita lakukan kedepan,” Sambung KPLP Lapas Klas IIA Sinolga, Rian Firmansyah.

 

Penulis : Jerry

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.