Kelompok Cipayung Sibolga Dukung APH Usut Tuntas Isu Fitnah Terhadap Wali Kota Sibolga

  • Whatsapp
Foto: Kelompok Cipayung Kota Sibolga menyerahkan surat pernyataan kepada pihak kepolisian Polres Sibolga. (istimewa)

Sibolga | Sinarlintasnews.com – Kelompok Cipayung Kota Sibolga, menyampaikan sikap pernyataan mendukung aparat penegak hukum mengusut tuntas, dugaan fitnah atau isu yang beredar di tengah masyarakat kepada Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk, sebagaimana disampaikan Ketua DPRD, Akhmad Syukri Nazry Penarik, pada rapat paripurna dewan, akhir Mei 2020 lalu.

Pernyataan sikap Kelompok Cipayung tersebut, disampaikan dan ditandatangani Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Arwan Laoly; Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sibolga-Tapteng, M Yusuf Damanik; dan Caretaker GMNI Sibolga, Aloisius Ifan Gulo.

Bacaan Lainnya

“Kami Kelompok Cipayung Kota Sibolga, mendukung Polres dan Kejari Sibolga untuk mengusut tuntas laporan yang disampaikan DPRD Sibolga. Dan pernyataan sikap ini, kita antar langsung ke Kapolres dan Kajari Sibolga,” ungkap Arwan Laoly dalam konferensi pers, Selasa (16/6/2020).

Berikut ini pernyataan sikap Kelompok Cipayung Kota Sibolga yang dibacakan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sibolga-Tapteng, M Yusuf Damanik:

“Kami Kelompok Cipayung Kota Sibolga meminta kepada Kajari dan Kapolres Sibolga segera menindaklanjuti surat DPRD Sibolga nomor: 170/153/2020, tentang pengawasan adiministrasi APBD 2020.”

“Kami Kelompok Cipayung Kota Sibolga meminta kepada Kajari dan Kapolres Sibolga untuk mengusut dan memproses Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sesuai surat DPRD Sibolga nomor: 170/153/2020, tentang pengawasan administrasi APBD 2020.”

“Kami Kelompok Cipayung Kota Sibolga meminta kepada Kajari dan Kapolres Sibolga agar bersikap tegas dalam menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan wewenang dan dugaan pengkondisian anggaran dalam buku APBD 2020.”

“Kami Kelompok Cipayung Kota Sibolga mendukung Kajari dan Kapolres Sibolga dalam penegakan hukum dan pemberantasan tindak pidana korupsi di Kota Sibolga.”

“Kami Kelompok Cipayung Kota Sibolga akan selalu menjadi control sosial dalam penegakan hukum yang ada di Kota Sibolga dan menunggu hasil dan tindak lanjut dari surat DPRD Sibolga nomor: 170/153/2020 tentang pengawasan administrasi APBD 2020.”

“Kami Kelompok Cipayung Kota Sibolga meminta kepada Kajari dan Kapolres Sibolga untuk mengusut tuntas dugaan fitnah atau isu yang beredar di tengah masyarakat kepada Wali Kota Sibolga yang disampaikan oleh Ketua DPRD melalui rapat paripurna pada akhir bulan Mei 2020.”

Foto: Kelompok Cipayung Kota Sibolga menyerahkan surat pernyataan kepada pihak kepolisian Polres Sibolga. (istimewa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.