Padamkan Api Pasca Kebagakaran rumah Warga, 2 Anggota DPRK Subulussalam Jadi Sorotan.

  • Whatsapp

SUBULUSSALAM | sinarlintasnews.com – Aksi Dua orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam menjadi sorotan saat kejadian kebakaran rumah warga di Jalan Cut Mutia, Desa Sunulussalam Utara, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam.

Kedua anggota anggota DPRK tersebut adalah Samiun Jabat fraksi Partai Nanggroe Aceh dan Jefri Husni Munthe fraksi Partai Amanat Nasional. Kedua anggota DPRK tersebut ikut langsung memadamkan api saat dua unit rumah warga dilalap si jago merah, Selasa (24/3/2020).

Dalam aksi tersebut, Jefri yang membantu warga memadamkan api dengan menaiki keatas atap rumah, sedangkan Samiun membantu petugas pemadam kebakaran dengan mengemudikan mobil pemadam kebakaran.

Saat dikonfirmasi, Jefri Husni Munte yang diketahui adalah Ketua Komisi C DPRK Subulussalam menyatakan, saat kebakaran terjadi mereka sedang berada di kantor DPRK. Mengetahui adanya kejadian tersebut mereka langsung bergegas menuju lokasi kebakaran.

“Kebetulan saya sedang dikantor bersama Pak Samiun dan begitu kami mendapat kabar bahwa telah terjadi kebakaran, kami lanhsung turun. Karena ini sudah menjadi tanggung jawab kita bersama membantu warga. Dan sudah menjadi tugas kami sebagai wakil rakyat,” ujar Jefri.

Sementara itu, Saimu yang diketahui merupakan Ketua Komisi C DPRK Subulussalam juga mengungkapkan hal yang sama. Dikatakannya, merupakan sifat kemanusiaan, terlebih yang mereka lakukan sudah menjadi tugas dan tanggung jawab mereka sebagai wakil rakyat.

“Tidak ada yang luar biasa, ini sudah menjadi kewajiban terlebih kami adalah wakil rakyat yang diberikan kepercayaan oleh rakyat. Jadi ini adalah tugas kita bersama, yang penting bagaimana upaya kita membatu keluarga kita yang terkena musibah,” Kata Saimun

Saimun dan jefri juga berharap, agar masyarakat selalu waspada dan selalu memperhatikan peralatan yang memnggunakan aliran listrik dan juga peralatan dapar, harus benar-benar disterilkan, sebab banyak kejadian kebalaran yang disebkan aliran pendek listrik.

Informasi yang dihimpun dilapangan, api diduga berasal dari atap salah satu rumah yang diketahui millim Jasminudin Berapu, kemudian merembes ke rumah Marlidin.

Seperti diketahui, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun dperkiralan kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Kejadian yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, api berhasil dipadamlan sepenuhnya sekitar pukul 13.30.

Sedikitnya empat unit mobil pemadam kebakaran da satu unit mobil watercanon milik Brimob kompi 2 batalyon dikerahkan untuk memadamkan api.

Hingga berta ini diterbitkan, sumber api masih belum diketahui, kejadian tersebut juga sedang dilalukan peneriksaan oleh pihak instansi terkait. (Syahbudin Padang).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.