Ditangkap Atau Diculik, Sejumlah Warga Kepung Pia Hotel Pandan, Pertanyakan Kasus Ragil Hutagalung

  • Whatsapp

TAPANULI TENGAH | SINARLINTASNEWS.com – Sejumlah warga berkumpul di beberapa lokasi di Pia Hotel Pandan di Jalan Padang Sidempuan Km. 10A, Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Sabtu (22/2/2020).

Informasi yang dihimpun, warga tersebut berkumpul  sekitar pukul 23.00 WIB di Pia Hotel Pandan karena merasa heran dan bingung atas proses penangkapan atau penculikan yang dilakukan terhadap Ragil Hutagalung warga Poriaha, Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Ini Penangkapan atau penculikan..? Kalau ini penangkapan dan yang melakukan adalah Pihak Kepolisian, Kenapa tidak ke Polres atau ke Polsek dibawa..? kenapa harus ke Pia Hotel..? ada apa ini,” ujar beberapa warga yang ada dilokasi Pia Hotel.

Sementara itu, Parlaungan Silalahi, SH yang juga berada di dilokasi mengungkapkan, dirinya mengaku dihubungi oleh orang tua kandung Ragil Hutagalung untuk menelusuri kejadian yang sebenarnya.

“Tadi saya dihubungi orang tua Ragil Hutagalung menghunjuk saya untuk sebagai Penasehat Hukum Ragil Hutagalung atas kejadian ini. Saya sendiri juga merasa heran, kalau Ragil ini ada masalah ya diproseslah sesuai dengan hukum acara Pidana, yang herannya kalau ini adalah murni tindak pidana kenapa harus ke Pia Hotel di inapkan, kenapa tidak ke Polres atau ke Polsek, disanakan bisa dititip,” ungkap Parlaungan.

Dikatakannya, kasus tersebut akan terus Ia kawal sesuai dengan aturan-aturan hukum yang berlaku.

“Semua ada prosesnya, ada aturannya, jangan masyarakat dibuat menjadi bingung dengan kasus-kasus yang seperti ini. Karena kasus ini menjadi bahan perbincangan masyarakat,” kata Laung

Seharusnya Lanjut Parlaungan, proses penangkapan harus ada minimal dua alat bukti yang sah sebagaimana diatur dalam ayat (1) Pasal 184 KUHAP. Jadi indikator mengacu pada pasal 183 KUHAP tentang penangkapan seseorang yang diduga melakukan tindak pidana,” terang Laung.

Sebelumnya, informasi yang diperoleh, Ragil Hutagalung dijenput beberapa orang yang diduga oknum kepolisan di Pargadungan sekitar pukul 15.00 WIB.

Hingga berita ini diterbitkan, motif dari kasus tersebut masih belum diketahui secara pasti.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.