Inilah Nama-nama Korban Yang Tewas Pasca Kebakaran Pabrik Mancis Sambirejo

  • Whatsapp

Sinarlintasnews.com – Peristiwa kebakaran yang terjadi di pabrik korek api di Desa Sambi Rejo, Kecamatan Binjai, Sumatera Utara, Jumat (21/6/19), tercatat korban meninggal dunia jadi sebanyak 28 orang dan 4 orang dinyatakan selamat.

Berikut Nama-nama Korban yang meninggal Dunia.

Bacaan Lainnya

1. Nurhayati warga Senayan Mancang
2. Yunita Sari wraga Sambirejo Gang Mirat
3. Pinja (Anak Yunita Sari) wraga Sambirejo Gang Mirat
4. Sasa (Anak Yunita Sari) wraga Sambirejo Gang Mirat
5. Suci/Aseh warga Kwala Begumit
6. Mia warga Sambirejo Dusun I
7. Ayu warga Perdamaian
8. Desi/Ismi warga Sambirejo Dusun IV
9. Juna (Anak Desi) warga Sambirejo Dusun IV
10. Bisma (Anak Desi) warga Sambirejo Dusun IV
11. Dijhah warga Sambirejo II
12. Maya warga Sambirejo Dusun IV
13. Rani warga Perdamaian
14. Alfia warga Perdamaian
15. Rina warga Sambirejo Dusun IV
16. Amini warga Sambirejo Dusun II
17. Kiki warga Kwala Begumit Kampung Baru
18 Priska warga Sambirejo Dusun II
19. Yuni (Mak Putri) warga Sambirejo Dusun IV
20. Sawitri warga Sambirejo Dusun II
21. Fitri warga Sambirejo Dusun I
22. Sifah (Anak Fitri) warga Sambirejo Dusun I
23. Wiwik warga Sambirejo Dusun IX
24. Rita warga Sambirejo Dusun II
25. Rizki (Pendatang) warga Sambirejo Dusun II
26. Imar warga Sambirejo Dusun VII
27. Lia (Mandor) warga Kwala Begumit/Komplek
28. Yani warga Kwala Begumit Kampung Baru

Sementara yang selamat ada 4 orang yaitu

1. Nur warga Selayang Mancang
2. Deni Novita Sari warga Sambirejo Dusun IV
3. Aryani warga Sambirejo Dusun I
4. Ayu/Eti warga Sambirejo Dusun IV

BACA JUGA : Korban Kebakaran di Binjai 30 orang, Mayoritas Perempuan dan 4 anak

BACA JUGA : Uang 200 Ribu Jadi Motif Pembunuhan Santi Defi Malau

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran yang terjadi pabrik Mancis di Desa Sambirejo sekitar pukul 12.15 WIB dan menewaskan puluhan orang pekernya.

Korban yang tewas dikabarkan mayoritas adalah para wanita dan anak-anak.

Sebelumnya, Kabag Ops Polres Binjai Kompol Zulkarnain menyebutkan, dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh percikan api dari kepala korek api, percikan api itu terjadi saat para pekerja sedang memasang kepala korek di dalam pabrik.

“Indikasi awal, para ibu-ibu ini bekerja memasang kepala korek api, lalu terjadi percikan api sehingga memicu kebakaran,” kata Zulkarnain.

Peristiwa yang menewaskan puluhan orang ini juga masih dalam penanganan pihak kepolisian. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.