Pemilu Telah Usai, Ketua FKBN Tapteng Ajak Masyarakat Kembali Merajut dan Pererat Persaudaraan di Bulan Ramadhan

  • Whatsapp
Ketua FKBN Tapteng (tengah) bersama rekan mengajak masyarakat Tapteng untuk merajut kembali Tali Persaudaraan

Sinarlintasnews.com | TAPTENG – Tahapan proses Pemilihan Umum (Pemilu) di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara sejauh ini berjalan aman dan lancar, tinggal menunggu proses rekapitulasi selesai secara keseluruhan sampai ke tingkat KPU RI.

Terkait hal tersebut, Ketua Komunikasi Bela Negara Tapteng Destri Hariono Rajagukguk, menyampaikan apresiasinya kepada instansi penyelenggara Pemilu, serta sejumlah instansi terkait lainnya yang dinilai sudah bekerja semaksimal mungkin, demi terciptanya Pemilu yang jujur, adil, objektif dan transparan.

“Saat ini kita tinggal menunggu hasil rekapitulasi dari KPU RI sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan yaitu tanggal 22 Mei 2019, Untuk itu mari kita bersabar menunggu keputusan dari KPU RI, Hanya saja, sentimen politik belum tentu berakhir. Para calon legislatif yang bersaing dalam hajatan demokrasi ini beserta pendukungnya masih menunggu hasil dari KPU, walaupun hasil sementara dari lembaga survei telah bermunculan”ujarnya, Senin 20 Mei 2019.

Destri menilai, perbedaan pandangan dan pendapat di dalam Pemilu adalah bagian dari demokrasi, dan suatu hal yang wajar dan biasa terjadi. Pemilu hanya sarana atau alat bukan tujuan, maka gunakan alat tersebut untuk mencapai tujuan sesuai mekanisme demokrasi yang dianut bersama di NKRI ini. Meski demikian kehendak dan pendapat tidak boleh dipaksakan dan harus tetap mematuhi peraturan dan mekanisme dari penyelenggara pemilu.

“Menurut saya, KPU sudah bekerja secara transparan dan objektif untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Untuk itu masyarakat juga harus bisa percaya terhadap hasil Pemilu itu nantinya setelah ditetapkan oleh KPU, kalau sudah mempercayai tentu harus menerima, pasti tidak ada masalah,” ujarnya.

Selaku Ketua FKBN, Destri juga mengimbau kepada masyarakat secara umum, khususnya Kabupaten Tapteng tetap dapat menjaga ukhuwah serta menjaga persatuan dan kesatuan NKRI serta tidak teprovokasi dengan isu-isu yang hanya dapat merusak keharmonisan kerukunan antar sesama masyarakat.

Mengingat bulan Ramadhan, Destri mengajak semua umat menyambut bulan suci ini dengan hati yang tulus, memaafkan, menerima apapun yang telah diputuskan dan diyakini adalah kehendak Tuhan. Maka karena itu, yang beruntung/menang merangkul yang kalah. Dan sebaliknya pula yang belum beruntung, dengan dewasa memberikan kesejukan kepada masing-masing pendukung.

“Jangan gara-gara pemilu kita hilang persatuan. Jagalah ukhuwah keagamaan, ukhuwah wathaniyah kita, ukhuwah berbangsa dan bertanah air.
Tetap jaga persatuan, kita tetap rukun, jaga kedamaian, dan menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama di Tapteng yang telah tercipta selama ini, Walaupun saya bukan beragama islam, tapi saya sangat menjunjung tinggi keharmonisan antar umat beragama, terlebih pada bulan puasa ini, mari kita lebih bersabar, bersihkan diri sabarkan hati” paparnya

Destri juga berharap kepada masyarakat Tapteng, agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu kebenarannya dan bila ada permasalahan, maka segera bisa diselesaikan oleh pihak yang berkompeten sesuai mekanisme yang berlaku.

“Jangan hal-hal tertentu, dirusak oleh orang-orang tertentu, kita harus bijak menanggapu setiap isu yang ada, Pemilu bukan sekadar kontestasi demokrasi. Pemilu ialah untuk mencari pemimpin yang benar-benar sesuai amanah rakyat untuk Indonesia yang semakin jaya dan berkualitas” jelas Destri. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *